
"Ayah, aku sholat biar nggak dimarahin ya?"
Kalimat sederhana, tapi seperti tamparan pelan yang menyesakkan…
Waktu pertama kali dengar anak saya bilang itu, saya langsung terdiam.
Selama ini saya pikir, kalau anak mau sholat dan mengaji itu sudah cukup.
Tapi ternyata… alasannya bukan karena dia paham atau cinta sama ibadah.
Tapi karena dia merasa takut..
- Takut dimarahi.
- Takut dibandingkan.
- Takut dianggap anak nakal.
Dan lebih sedihnya lagi, dia mulai membenci aktivitas yang seharusnya jadi jalan dia mengenal Allah.
Saya mulai bertanya pada diri sendiri:
- Apakah selama ini saya mendidiknya dengan cinta?
- Atau justru membentuk iman anak saya dengan teriakan dan ancaman?
Dan sejak saat itu sayapun sadar dan mulai belajar bahwa…
- Iman itu ditumbuhkan, bukan dipaksakan.
- Anak perlu rasa aman untuk memahami agama, bukan tekanan.
- Cara menyampaikan itu penting: lembut, sabar, dan penuh kasih.
Akhirnya, saya temukan pendekatan yang benar:
Cara mendidik iman anak tanpa harus membentak, mengancam, atau membandingkan ketika sedang tadabbur ayat-ayat yang berbicara tentang pendidikan iman.
Dan dari situlah ecourse ini lahir. Ecourse Tanamkan Iman Dengan Cinta, Bukan Ketakutan
Ecourse ini dirancang khusus untuk orangtua yang ingin:
✅ Mendidik anak agar cinta ibadah tanpa tekanan
✅ Menyampaikan nilai-nilai iman dengan cara yang menyentuh hati
✅ Menghentikan pola ancaman dan hukuman yang membuat anak menjauh
✅ Membangun kedekatan emosional antara orangtua dan anak
✅ Menjadi teladan yang lembut tapi tetap tegas dalam mendidik
Dimana materinya adalah:
- Bagaimana Agar Anak Mencintai Ibadah?
- Darimana mulai mengajarkan ibadah?
- Cara menumbuhkan keimanan sesuai usia anak
- Materi yang membahas pola komunikasi islami dalam keluarga sesuai jenjang usia anaknya
- Cara mengajarkan pada anak usia 0 - 7 tahun
- Cara mengajarkan pada anak usia 7 - 10 tahun
- Dan cara mengajarkan pada anak remaja
- Serta panduan konseling dasar ketika anak mulai membenci ibadah
Bonusnya: Ayah Bunda bisa ikut live bimbingan zoom setiap bulannya membahas cara mengajarkan tadabbur kepada anak tanpa biaya tambahan lagi.
Sehingga setiap kali menyuruh anak shalat, kita tidak lagi menggunakan cara:
- membandingkan dengan anak lain,
- Dan menaikan nada suara setiap kali menyuruhnya ibadah.
- Karena sudah tahu langkah menumbuhkan rasa cintanya dirumah.
- Juga sudah punya ilmunya tentang bagaimana cara mengajarkan tadabbur kepada anak sesuai jenjang usianya.
Jangan tunggu anak semakin jauh.
Mulailah sekarang, dengan langkah kecil yang penuh cinta.
Karena mendidik iman bukan soal seberapa cepat, tapi seberapa konsisten dan penuh makna.
Berapa biayanya?
- 117 rb Harga saat ini
- 147 Harga berikutnya
- 197 Harga normal
Karena iman anak bukan tugas guru ngaji, tapi amanah pertama dari orangtuanya.
Kalau kamu juga pernah merasa bersalah setelah membentak anak, atau bingung harus bagaimana saat anak menolak ibadah, ini saatnya memulai perubahan kecil yang berdampak besar.
Klik tombol dibawah ini untuk mulai perjalanan baru: Tanamkan Iman Dengan Cinta, Bukan Ketakutan